jump to navigation

Jakarta – Jeddah, 10 Jam di udara. Bismillah Januari 28, 2014

Posted by Mujiono Sadikin in Yang Aku Jalani (Perjalanan), Yang Aku Pelajari, Yang Aku Pikirkan, Yang Kami Kerjakan, Yang Sayang Dilupakan.
trackback

Perjalanan ke tanah suci ini dimulai dengan berkumpul di meeting point bandara Soetta terminal 2D. Di situ kami berkumpul dengan anggota rombongan yg lain dari satu biro perjalanan. Karena kelihatannya di situ tempat berkumpul para peziarah umrah tanah air, maka kami juga bertemu dengan peziarah dari biro2 yg lain dan juga daerah luar Jakarta. Sempat saya berbincang dengan peziarah dari Padang dan Lombok NTT. Keberangkatan pesawat yg rata – rata pada waktu dini hari, mengharuskan kami – para peziarah – brkumpul setidaknya seblum pergantian hari tengah malam. Jeda waktu yg panjang antara berkumpul dan keberangkatan pesawat, digunakan untuk mengecek kehadiran masing2 anggota, menunggu check in yg dilakukan kolektif oleh biro, membagi passport, pemeriksaan imigrasi, dan menunggu boarding.

Pukul 03.30 para penumpang mulai menaiki peswat. Rombongan kami menggunakan pesawat yg dioperasikan oleh flyNAS, maskapai penerbangan dari Malaysia. Jenis pesawat kelihatnnya jumbo jet berbadan lebar. Kabin ruang penumpang terdiri dari dua tingkat. Dan kebetulan kami menempati tingkat dua. Hujan rintik di bandara Soetta mengiringi pesawat lepas landas pukul 04.00 WIB. Kurang tidur semalaman membuat mayoritas kami mulai terlelap satu per satu setelahnya. Tetapi tak lama setelah itu, terdengar pemberitahuan waktu sholat shubuh telah masuk. Sekira pukul 05.30 an di udara. Tidak tahu di mana posisi saat itu. Jika diukur dengan kecepatan 800km/jam, kami sudah 1400 km an meninggalkan Jakarta. Pukul 06 lebih waktu jam saya, hidangan sarapan pagi disajikan. Ada nasi goreng, ayam goreng, puding, dan sebungkus krupuk udang berlabelkan halal. Selesai menyantap sarapan pagi, kembali kami tertidur. Kali ini benar2 terlelap. Ada sedikit guncangan karena cuaca pagi tadi. Tetapi perjalanan secara umum relatif lancar. Ketika terbangun sekitar pkul 11 an waktu jam saya, dari jendela pesawat terlihat cuaca cerah dengan sedikit mendung putih di sekeliling. Saya tengok suasana luar dari jendela pesawat. Subhanallah, terhampar lukisan padang pasir, berbukit2, indah dipandang dari udara. Dari ketinggian 3000an kaki menurut informasi dari pilot. Sempat beberapa kali saya potret lukisan itu menggunakan kamera saku.

Makan siang kali ini menunya adalah nasi hangat, sayur tumis buncis, ayam goreng sambal kecap. Saya amati selalu sajian makanan seminimal mungkin meninggalkan sampah. Maka ayam selalu disajikan tanpa tulang. Saya teringat bagaimana katering maskapai penerbangan internasional disiapkan, dikontrol, diujicoba dengan sangat ketat di channel History tv beberapa minggu yg lalu. Sngat banyak syarat harus diperhatikan agar menu makanan layak terbang mengudara untuk para penumpang. Menu makanan itu harus memenuhi syarat2 antara lain: bobot, adaptasi terhadap tekanan udara di ketinggian, aman dikonsumsi pada ketinggian, tidak terlalu mentah tetapi juga tidak boleh terlalu matang karena harus siap dipanaskan di udara, higienis, dan untuk muslim tentu saja halal. Maka, tidak semua bahan makanan yg bsa diolah di darat, layak disajikan di udara. Bukan hanya makanan, peralatan makanan pun harus mengikuti syarat2 khusus.

Sekira pukul 09.55 pesawat mendarat di Bandara Internasional King Abdul Azis Jeddah. Sekarang kami menunggu proses imigrasi, yg kata pemandu umrah ini, bisa ber jam jam. Maklum bsa puluhan ribu peziarah datang di Bandara ini. Sabar..mudah2an

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: