jump to navigation

Kuliah Pertama BioInformatics, TI untuk kemanusiaan September 6, 2012

Posted by Mujiono Sadikin in Yang Aku Pelajari, Yang Aku Pikirkan, Yang Aku Senangi, Yang Sayang Dilupakan.
trackback

Minggu ini saya memulai kuliah dengan ikut kelas mata kuliah Bioinformatics yang diasuh  Pak Ito Wasito Ph. D di Fasilkom UI. Bagi saya cabang ilmu ini adalah ilmu baru, karena saya belum pernah mempelajarinya. Bahkan belum ada mata kuliah ini ketika saya lulus S1 – S2. Sebagai cabang ilmu baru, tentu masih banyak tantangan dan hal menarik di dalamnya.

Dari namanya terlihat bahwa ini kombinasi antara ilmu Biologi/hayati dan Informatika. Ilmu hayati sendiri sangat luas maka tentu saja hanya sebagian kecil ilmu hayati yang menjadi konsentrasi bio informatika. Fokus ilmu hayati itu adalah biologi manusia lebih spesifik hanya unsur DNA dan Protein. Bagi kita yang pernah mempelajari biologi tentu masih ingat bahwa DNA dan naik menjadi protein adalah unsur dasar kehidupan dan pembawa sifat manusia (gen). Sebagai unsur dasar pembentuk kehidupan (manusia), maka DNA inilah penentu sifat, perilaku bahkan kondisi manusia (sakit, sehat).

DNA – DNA membentuk sekuens / urutan yang memenuhi aturan tertentu yang disebut dengan Kode Genetik (Genetic Code). Kode – kode genetik ini terdiri dari serangkain DNA yang dikodekan dengan kombinasi huruf A,C,G,T. Sekuens dari kombinasi ini sampai sekarang untuk manusia ditemukan berjumlah 3,3 Milyar kode !. Luar biasa besar bukan ? Membayangkan uang 3,3 milyar saja sulit (tapi pingin punya), apalagi ini kode genetik yang bersifat sangat – sangat mikro.

Nah di sinilah peran informatika. Data kode genetik dari satu spesies manusia normal saja sebesar itu. Bagaimana dengan sekian spesies manusia, bagaimana dengan kode2 yang tidak normal yang tentu saja permutasinya bisa sangat besar. Sekuens DNA (yang dikopi menjadi RNA saat beredar dalam darah) satu spesies berbeda ketika dia normal dengan sakitf flu, berbeda dengan saat sakit kanker, saat kanker ganas berbeda pula dengan saat kanker tidak ganas. Jadi sekali lagi terbayang betapa luar biasa besar dan rumit sekuens itu. Lalu akan diapakan basis data yang rumit dan besar itu. Penanganan secara manual sangat tidak memungkinkan. Teknologi Informasi membantu memamanfaatkannya, entah untuk keperluan analisa, prediksi, pengklasifikasian, atau hanya untuk mendeskripsikan/memvisualisasikan.

Manfaat berikutnya bisa sangat tidak terbatas, dengan prediksi bisa jadi suatu saat kita bisa tahu bahwa esuk hari kita akan flu. Atau bisa yang lebih bermanfaat lagi, penyakit kanker sudah dapat diprediksi sebelum gejala / syndromnya dirasakan. Dengan demikian semakin berkurang penyakit akut yang terlambat terdeteksi. Dengan teknik data mining klasifikasi misalnya, bisa jadi suatu saat akan lebih cepat ditemukan suatu penyakit / golongan penyakit yang baru, yang selama ini tersamarkan sebagai golongan penyakit tertentu yang mungkin kurang pas. Dengan demikian penanganannya bisa lebih baik. Teknik data mining juga bisa membantu dunia farmasi dalam penemuan obat / teknik penyembuhan, karena data mining bisa membantu “skenario” pengembalian sekuens DNA yang tidak normal (sakit) menjadi normal (sehat).

Menyadari potensi dan pentingnya Bioinformatics, negara – negara maju (Amerika, Eropa, bahkan Malaysia dan India) telah memulai menggarap bidang ini dengan sangat serius. Di Eropa bahkan sudah ada Institut khusus untuk bio informatika Inggris (http://www.ebi.ac.uk/), di Swis (http://www.isb-sib.ch/), India (http://www.ibioinformatics.org/about_us.php). Di Amerika, suatu basis data sumber daya (data, teknik algoritma, publikasi, basis data genomic, dll) terkait bioinformatics sudah dibangun dan digarap secara sangat serius (http://www.ncbi.nlm.nih.gov/). Bagaimana di Indonesia ? Maaf saya belum tahu terlalu banyak. Mudah-2an di akhir semester nanti saya tahu lebih banyak, meski tetap saja sangat sedikit (Sambil mengingat “Seandainya Ilmu Allah ditulis dengan tinta seisi lautan dunia, tetap saja hanya seujung jari ilmu Allah nilainya).

Demikian sekilas yang saya bisa rangkum dari kelas pertama bio informatics. Tentu saja, karena ini baru permulaan, barus sangat sedikit yang saya tahu. Dan itu menyadarkan kembali bahwa saya sebenarnya tidak tahu apa – apa.

Komentar»

1. za - September 6, 2012

Wah mas moedjiono kuliah lagi? Kok gak ngajak-ngajak?😉

Mujiono Sadikin - September 6, 2012

Hayok lah Zaki, lumayan jadi merasa agak muda. Duduk dengan mhs-2 S1/S2🙂

Salam

za - September 7, 2012

Mas Mujiono ambil doktor nih ya jadinya?

2. Mujiono Sadikin - September 7, 2012

Ya Zaki, InsyaAllah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: